Laporan Keuangan Sederhana untuk Usaha Sablon: Buat Laba-Rugi & Laporan Cashflow di Accurate

Ilustrasi gambar by sablonmanual.id

Kalau kamu lagi serius membangun usaha sablon, hal yang sering disepelekan tapi dampaknya besar adalah laporan keuangan. Jujur aja, dulu saya juga mikir, “Yang penting order jalan, uang masuk, beres.” Tapi makin lama dijalani, kok uang kayak bocor halus. Ramai order, tapi sisa uang nggak jelas ke mana.

Sejak itu saya sadar, laporan keuangan usaha sablon itu bukan cuma buat usaha besar. Justru buat pemula, ini penting banget. Apalagi sekarang sudah ada software seperti Accurate yang bikin pencatatan jadi lebih praktis dan nggak ribet.

Di artikel ini, saya bakal bahas cara buat laporan laba rugi sablon dan laporan cashflow dengan cara yang sederhana, relevan, dan cocok untuk kamu yang masih awam tentang laporan keuangan.

Kenapa Laporan Keuangan Usaha Sablon Itu Penting?

Banyak pengusaha sablon pemula masih mencampur uang pribadi dan uang usaha. Awalnya terasa aman, tapi lama-lama bikin pusing sendiri. Tanpa laporan, kamu nggak akan tahu beberapa hal berikut:

  • Apakah usahamu benar-benar untung atau cuma kelihatan rame
  • Biaya mana yang paling bikin boncos (tinta, listrik, atau tenaga kerja)
  • Arus kas usahamu sehat atau sebenarnya lagi seret

Dengan laporan keuangan usaha sablon Accurate, semua itu bisa kelihatan jelas. Bahkan dari angka sederhana saja, kamu sudah bisa ambil keputusan yang lebih cerdas.

Mengenal Accurate untuk Keuangan Usaha Sablon Pemula

Accurate adalah software akuntansi yang cukup populer di Indonesia, dan yang saya suka, tampilannya nggak ribet. Cocok banget buat pelaku sablon yang nggak punya latar belakang akuntansi.

Beberapa alasan Accurate cocok untuk keuangan usaha sablon untuk pemula:

  • Bisa mencatat penjualan kaos sablon per order.
  • Bisa pisahkan biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead.
  • Laporan otomatis (nggak perlu hitung manual)
  • Bisa dipakai online, jadi fleksibel kamu mau buka di smartphone, laptop, maupun desktop.

Awalnya mungkin agak kagok, tapi setelah 1–2 minggu, kamu bakal terbiasa dengan UI (User Interface) yang sangat ramah akan pemula.

Langkah Sederhana Buat Laporan Laba Rugi di Accurate

Apa Itu Laporan Laba Rugi?

Laporan laba rugi adalah adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih. Laporan laba rugi dapat dibuat pada periode satu bulan, satu tahun, berdasarkan konsep perbandingan yang disebut juga konsep pengaitan atau pemadanan, antara pendapatan dan beban yang terkait. Konsep ini diterapkan dengan memadankan beban dan pendapatan yang dihasilkan dalam periode terjanya beban tersebut. Selain itu, pada laporan laba rugi juga disajikan tentang perbandingan antara pendapatan dengan baban perusahaan.

Sederhananya, ini jawaban dari pertanyaan: “Usaha sablon saya untung atau enggak?”

Langkah Pencatatan Sederhana dengan Accurate

1. Catat Penjualan

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencatat semua penjualan. Jangan cuma order besar saja yang dicatat, order kecil seperti sablon satuan atau repeat order dari pelanggan lama juga wajib masuk. Baik penjualan retail, partai, maupun pesanan custom, semuanya harus dicatat agar pendapatan usaha sablonmu benar-benar terlihat utuh dan tidak ada yang terlewat.

2. Input Biaya Produksi

Setelah penjualan, lanjut ke tahap input biaya produksi. Di sinilah banyak pengusaha sablon sering keliru karena merasa “ini biaya kecil, nanti saja”. Padahal, biaya seperti tinta sablon, kaos polos, film dan obat afdruk, sampai listrik dan air punya pengaruh besar ke hasil akhir laba. Kalau biaya-biaya ini tidak dicatat dengan rapi, laporan laba rugi bisa terlihat untung padahal sebenarnya tipis atau bahkan rugi tanpa disadari.

3. Masukkan Biaya Operasional

Berikutnya, jangan lupa memasukkan biaya operasional usaha. Biaya ini biasanya tidak berhubungan langsung dengan produksi, tapi tetap wajib dicatat karena rutin dikeluarkan. Contohnya gaji karyawan, biaya internet untuk komunikasi dengan pelanggan, transport untuk ambil bahan atau kirim pesanan, hingga sewa tempat jika kamu punya workshop atau toko sendiri. Semua biaya ini berperan besar dalam menentukan kesehatan keuangan usaha sablon.

Setelah seluruh data penjualan, biaya produksi, dan biaya operasional dimasukkan, Accurate akan otomatis menyusun laporan laba rugi sablon. Dari laporan ini, kamu bisa langsung melihat berapa omzet, total biaya, dan margin keuntungan yang benar-benar kamu dapatkan. Dengan cara ini, kamu tidak lagi menebak-nebak kondisi usaha.

Cara Membuat Laporan Cashflow Usaha Sablon

Ilustrasi gambar by sablonmanual.id

Kalau laporan laba rugi bicara soal untung atau rugi, maka cashflow adalah soal napas usaha. Banyak usaha sablon yang di atas kertas terlihat untung, order ramai, mesin jalan terus, tapi tiba-tiba berhenti beroperasi karena kehabisan uang tunai. Bukan karena nggak laku, tapi karena arus kasnya berantakan dan nggak terkontrol dengan baik.

Kenapa Cashflow Penting?

Cashflow penting karena dari sinilah kamu bisa melihat dengan jelas pergerakan uang di usaha sablonmu. Mulai dari uang masuk hasil penjualan, sampai uang keluar untuk beli bahan dan bayar operasional. Dengan memahami cashflow, kamu jadi tahu uang itu sebenarnya ke mana saja perginya, dan apakah saldo yang tersisa masih cukup aman untuk menjalankan produksi berikutnya atau tidak. Ini penting banget buat keuangan usaha sablon untuk pemula, supaya usaha nggak ngos-ngosan.

Laporan Cashflow

Di Accurate, laporan cashflow disajikan secara otomatis dan cukup mudah dibaca, bahkan untuk pemula. Arus kas dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu:

  • Arus kas masuk (penjualan, pelunasan piutang)
  • Arus kas keluar (beli bahan, bayar gaji, bayar listrik)

Arus kas masuk biasanya berasal dari penjualan kaos sablon, pelunasan piutang pelanggan, atau pembayaran DP yang sudah diterima. Sementara arus kas keluar mencakup pembelian bahan sablon, pembayaran gaji karyawan, biaya listrik, air, internet, hingga pengeluaran rutin lainnya.

Dengan laporan cashflow ini, kamu bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang dan terukur. Kamu bisa tahu kapan waktu yang aman untuk beli stok kaos dalam jumlah besar, kapan sebaiknya menahan belanja agar kas tetap sehat, dan kapan waktu yang tepat untuk mengambil gaji atau keuntungan tanpa mengganggu operasional usaha.

Kesalahan Umum Pengusaha Sablon dalam Mengelola Keuangan

Saya sendiri pernah melalui fase di mana usaha sablon terasa jalan terus, order datang hampir tiap hari, tapi uang di tangan kok rasanya cepat habis. Waktu itu saya sering nggak mencatat order kecil karena mikir, “Ah cuma satu dua kaos, nanti aja.” Padahal kalau dikumpulin, order kecil justru sering jadi penyumbang pemasukan rutin yang lumayan besar.

Kesalahan lainnya, saya sempat menganggap uang di rekening itu otomatis laba. Selama saldo masih ada, rasanya aman-aman saja. Tapi kenyataannya, uang itu masih bercampur antara modal, biaya produksi, dan uang operasional yang belum dibayar. Akhirnya, saya baru benar-benar sadar kondisi usaha ketika akhir bulan ternyata rugi, dan itu rasanya nyesek karena datangnya terlambat.

Sejak mulai pakai laporan keuangan usaha sablon Accurate, kesalahan-kesalahan seperti ini pelan-pelan bisa dihindari. Semua transaksi tercatat, biaya kelihatan jelas, dan kondisi usaha bisa dipantau sejak awal, bukan setelah kejadian. Memang, angka nggak bisa bohong, tapi justru dari situlah usaha jadi lebih sehat, lebih terkontrol, dan nggak lagi jalan pakai feeling semata.

Tips Supaya Konsisten Bikin Laporan Keuangan

Beberapa tips sederhana yang bisa coba kamu lakukan:

  • Catat transaksi setiap hari, jangan ditumpuk.
  • Pisahkan rekening usaha dan pribadi.
  • Cek laporan laba rugi minimal sebulan sekali.
  • Gunakan Accurate secara konsisten, jangan setengah-setengah.

Kalau sudah kebiasaan, laporan keuangan bukan beban, tapi alat bantu.

Kesimpulan

Mengelola laporan keuangan usaha sablon itu bukan soal ribet atau nggaknya, tapi soal kesadaran. Dengan bantuan ERP seperti Accurate, cara buat laporan laba rugi sablon dan cashflow jadi jauh lebih mudah, bahkan untuk pemula. Kalau kamu ingin usaha sablonmu:

  • Tumbuh stabil
  • Siap kerja sama dengan klien besar
  • Nggak pusing soal uang

Maka mulai sekarang, rapikan keuangan usaha sablon untuk pemula dengan sistem yang benar. Karena sablon boleh manual, tapi keuangan? Harus profesional.

Bagikan

Ingin sablon kaos custom dengan desain unik dan berkualitas? Serahkan pada kami! Sebagai vendor jasa sablon berpengalaman di Jogja, kami menawarkan berbagai jenis pilihan bahan, jenis sablon manual, juga desain yang bisa menyesesuaikan dengan kebutuhanmu. Dengan pengalaman bertahun-tahun dan didukung oleh tim yang sudah berpengalaman di bidangnya, kami siap mewujudkan ide-ide kreatifmu.